Postingan

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN PENDIDIKAN LOKAL

Gambar
Perubahan kebijakan pendidikan desentralistik penuh dengan harapan perbaikan pembangunan dalam pendidikan. Sentralisasi pendidikan belu m berhasil dalam mengoptimalkan peran pendidikan sebagai kekuatan moral bangsa, bahkan slogan kno w ledge is power masih jauh dari realitas. Disamping itu slogan dunia tentang hak kependidikan bahwa education for all masih ada beberapa tantangan konsep. Pendekatan sentralistik dianggap cendrung mematikan asal demokrasi. Sentralistik pendidikan melemahkan partisipasi masyarakat dan penyempitan ruang gerak bagi masyarakat pendidik. Proses ini telah menghilangkan potensi masyarakat untuk melahirkan ide kritis terhadap situasi pendidikan saat ini. Akibatnya lembaga pendidikan kurang berperan sebagai ruang publik, bagi tumbuhnya demokrasi. Dampak yang lebih mendalam dari hegemoni pendidikan ini adalah terjadinya pengkikisan pendidikan lokal dan pengkikisan budaya-budaya lokal. Tidak heran jika kemudian masyarakat lokal kehilangan identitasnya da...

Masyarakat dan Pendidikan

Selama ini masyarakat kita memandang sekolah sebagai sebuah instatusi yang akan mengangkat harkat dan martabat bangsa kita dengan baik. Melalui sekolah masyarakat akan mendapat pendidikan dengan yang baik, sehingga akan mendapatkan pencerahan hidup dan menjadi manusia sejati. Sekolah sebagai salah satu institusi yang dihormati oleh masyarakat karena sekolah merupakan tempat menempa ilmu pengetahuan sebagai bekal dalam menjalani hidup menuju masa depan yang lebih sejahtera. Pendidikan merupakan proses sekaligus sistem yang bermuaran dan berujung pada pencapaian kualitas manusia yang dianggap ideal. Selain itu pendidikan diyakini mampu mengubah pranata sosial, budaya dan politik, bahkan peradaban sebuah bangsa. Di beberapa negara maju seperti Amerika, Jepang, Thailand, dan Malaysia, pendidikan merupakan prioritas utama. Amerika Serikat; pada era kepemimpinan George W. Bush, sangat gigih memperjuangkan pendidikan, misalnya dalam penganggaran pendidikan, presiden Bush menegaskan; “...

PENDIDIKAN BERBASIS BUDAYA LOKAL

Gambar
My Inspiration   Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang makin pesat mengakibatkan perubahan budaya masyarakat berlangsung dengan cepat, perubahan budaya masyarakat akan membawa perubahan pendidikan. Sebaliknya, perkembangan pendidikan akan membawa perubahan pada kehidupan masyarakat. Tarik-menarik dan dorong-mendorong antara keduanya menjadikan perubahan masyarakat berlangsung semakin cepat. Begitu cepat perubahan berlangsung, menyebabkan warga masyarakat tidak sadar bahwa merekapun mengalami perubahan. Pada dasarnya pendidikan tidak mungkin bisa dipisahkan dari kebudayaan karena pada hakikatnya pendidikan adalah proses pembudayaan, menurut K.H. Dewantara, Budaya berasal dari kata “ budi ” yang diartikan sebagai jiwa manusia yang telas masak atau buah budi manusia. Glazer dkk memandang budaya sebagai suatu totalitas pengalaman yang meliputi pengetahuan, keyakinan, seni, hukum, adat istiadat kapabilitas, dan kebiasaan lain yang dimiliki oleh manusia, pembudaya...

Kebijakan Pendidikan Anak Putus Sekolah

Gambar
Kebijakan Pendidikan Anak Putus Sekolah di Indonesia By. Aswasulasikin, Desyandri, Umar M. Sajim  A.       Pendahuluan Pada masa seperti sekarang ini pendidikan merupakan suatu kebutuhan primer, dimana orang-orang berlomba untuk dapat mengenyam pendidikan setinggi mungkin dan untuk mengembangkan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS). Hal ini dilakukan agar dapat mengarungi kehidupan yang serba canggih dan dapat mengikuti kuatnya pengaruh globalisasi yang merembah seluruh bidang kehidupan. Dan oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pendidikan sebagai salah satu investasi masa depan adalah suatu usaha yang sangat memegang perenan penting. Pendidikan akan menjadikan masyarakat Indonesia menjadi orang-orang yang cerdas dan dapat memanfaatkan dan menykapi seluruh kesempatan dalam memenuhi dan memperjuangkan kehidupan. Dengan kata lain, orang-orang yang tidak mengenyam pendidikan akan menjadi budak globalisasi, yang mengombang-ambing...